13 Nov 2011

Yamaha F1Z: MENGGANTI BUSHING DENGAN BEARING

Bila sepeda motor sering mengangkut beban lebih, semisal berboncengan atau mengangkut barang, bushing poros lengan ayun bakal cepat aus. Akibatnya, timbul celah antara ganjalan karet dan poros swing arm. Gejalanya, lengan ayun turut bergerak ke samping kiri dan kanan. Ban belakang bergoyang-goyang seperti pinggul penari jaipong.

Mengganti bushing bukan satu-satunya cara. Pasalnya, posisi ganjal karet dapat diganti bantalan beroda atau laher. Kelebihannya, selain kuat ayunan roda belakang lebih mantab. Pemasangannya pun tidak terlalu sulit. Anda cukup membeli bearing bambu seukuran bushing (4 buah) dan mempersiapkan kunci ring / pas 10,12 17, dan 19. Jangan lupa, sediakan laher berukuran sama, sepotong besi yang lebih kecil dari lubang bushing dan palu. Praktik ini dilakukan pada Yamaha F1Z '94. Tapi, rekan semarga semisal RX-King, RX-S, dan Force-1 bisa ikutan.



RODA TURUN TAKHTA
Langkah awal, agar leluasa memasang perangkat ini, sebaiknya kenalpot, pengoper gigi, pijakan kaki, dan roda belakang turun takhta dulu. Lepas mur batang penarik tuas sepatu rem dan juga batang penahan teromol belakang dengan kunci ring 19. Kendurkan mur penyetel rantai dengan kunci 12. Tarik keluar as roda. Berikutnya, lepas rantai roda dari sproket dan lepas rodanya.Lepas sokbreker belakang dengan melepas ikatan mur-murnya pakai kunci 17. Lepas mur as swing arm, selanjutnya lepas lengan ayun setelah menarik keluar porosnya (gambar 1)


Pensiunkan bos lengan ayun yang lama. Caranya, gunakan batang besi sebagai pendorong. Ayunkan palu untuk memukulnya, lakukan sampai ganjal karet keluar dari rumahnya. Setelah beres, hilangkan karat dari rumah bushing dengan ampelas halus. Ingat, bagian bantalan yang dibuat dari besi jangan dibuang (gambar 2).

Memasang laher sebaiknya dengan alat pres. Bila tidak ada, siapkan palu dan laher bekas yang berukuran sama. Caranya, letakkan laher lama di atas laher yang baru. Pukul perlahan dengan palu sampaik masuk rumahnya. Terapkan di setiap mulut rumah bushing (gambar 3). Berarti setiap lubang poros pada lengan ayun kiri dan kanan mendapat jatah 2 laher, sebelah dalam dan luar. Cara ini sangat dianjurkan agar perangkat baru tidak rusak saat pemasangan. Supaya tak seret saat dipasang, lumuri dulu bagian luar laher dengan gamuk. Hati-hati, jangan sampai posisinya miring. 


Selesai, lumuri bagian dalam bearing dan poros lengan ayun dengan gemuk berkualitas baik.
Rakit kembali komponen, kebalikan dari cara membukanya.
Dijamin goyang jaipong tak lagi merongrong..!





11 komentar:

  1. mas mau tanya , untuk dilengan ayun F1ZR thn 2002 bisa enggak mas?

    terus untuk lahernya saya gunakan yang ukuran dan panjang berapa? dan nanti cuma pake laher itu saja ato besi bantalanya dan plastik bantalanya juga dipasang mas? trmksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laher cari persamaan diameter nya kaya luar karet dan lubang dalam kayak besinya

      Hapus
  2. Mau nanya kalo lengan ayun minerva 200R bisa ngga ya a

    BalasHapus
  3. Mas mau nanya nih,,kenapa kalo mur lengan ayun dikencengin,,,malah lengan ayunya ga bisa main ,atau susah naik turunya ada solusi ga biar ga macet

    BalasHapus
  4. di kencengin aja mas secukupnya

    BalasHapus
  5. Om kalau pakai arm suetrex buat king,as rodanya pakai apa ya supaya tdk kepanjangan,trmksh

    BalasHapus
  6. Om kalau pakai arm suetrex buat king,as rodanya pakai apa ya supaya tdk kepanjangan,trmksh

    BalasHapus
  7. Ukuran laher nya berapa kang ?

    BalasHapus
  8. Ukuran laher nya berapa kang ?

    BalasHapus
  9. Mas, saya punya f1zr thn 2001, beberapa waktu yang lalu saya telah mengganti bosh arm dg yang baru, tapi tetap saja poros lengan ayun goyang inul,apakah penyebabnya?

    BalasHapus
  10. Kasih tau kode lahernya yang mana, kan gampang, hhhh....

    BalasHapus